Haruskah Mempelajari Pemrograman Jika Ingin Terjun Dalam Bidang Cyber Security?

Cyber Security and Programming, Do they even relate?

kernel-panic

4 minute read

Meskipun terlihat seperti tidak ada hubungannya, namun bagi saya pemrograman merupakan salah satu aspek yang berkaitan dengan cyber security. Ada sebuah benang merah yang tak bisa diputus di antara keduanya. Tentu saja, karena dibalik semua yang berjalan dalam sistem komputer, ada kode yang dijalankan agar bisa melakukan tindakan yang kita inginkan, begitulah singkatnya.

Sebagai catatan, tidak semua bahasa pemrograman bisa dikuasai oleh seorang profesional di bidang cyber security secara tunggal, meskipun di luar sana ada yang bisa, namun kemungkinannya sangat kecil. Karena setiap posisi tentunya membutuhkan keahlian yang berbeda dan terpisah juga.

Jadi, dengan opini saya tersebut, cukup melegakan, misalnya kamu tidak harus mengingat 4000 baris kode untuk bisa mencapai tujuan menjadi seorang Cloud Security Professional.

Apakah penting mempelajari bahasa pemrograman?

Cyber security merupakan bidang yang sangat luas, di dalamnya terdapat sejumlah besar serangan siber yang tidak memiliki batasan yang mengacu pada satu platform.

Mulai dari social engineering sampai ke serangan SQL misalnya, dan masih banyak lagi berbagai jenis serangan yang memerlukan metode berbeda dalam sebuah insiden siber.

Menjadi seorang profesional cyber security, kita tentunya dituntut harus bisa mengenali penyebab dan gejala serta akar penyebab masalah yang kita hadapi.

Jika pemrograman itu penting, mengapa sangat sedikit sekali yang membahasnya? Pemrograman bisa dikatakan tidak wajib, tetapi balik lagi, sebagian besar tingkat cyber security mengajarkan setidaknya satu Pemrograman Berorientasi Objek (OOP).

Sebenarnya kamu juga tidak harus memahami banyak detail dari setiap bahasa, tetapi mengetahui konsep inti dari berbagai bahasa akan membantu kita mengenali banyak bahasa lainnya.

Saat mempelajari bahasa baru, memahami konsep pemrograman dasar memungkinkan kita untuk fokus hanya pada sintaksis.

Juga, jika kita tahu bahasa pemrograman, maka kita akan tahu apa yang dilakukan perangkat lunak hanya dengan melihat kodenya dan bisa mengidentifikasi apakah itu berbahaya atau tidak.

Lalu, bahasa pemrograman mana yang harus dipelajari?

Tidak ada satu bahasa pemrograman yang menjadi fokus jika ingin terjun dalam bidang cyber security, dan terus terang, hanya satu bahasa tidak akan menyelesaikan setiap masalah yang akan dihadapi nantinya.

Jika kita ingin unggul sebagai profesional, maka setidaknya kita harus memiliki *Swiss Army Knife-*nya bahasa pemrograman yang kita pahami.

Nah, berikut adalah beberapa rekomendasi yang akan menjadi substansial:

1. Structured Query Language (SQL)

Dengan mempelajari SQL, bisa membantu seorang profesional cyber security dalam membuat basis data yang aman untuk menghindari serangan seperti SQL Injection misalnya. Dengan demikian, memiliki pengetahuan tentang SQL bisa membantu kita, dan SQL ini tidak terlalu sulit untuk dipahami.

2. Hypertext Preprocessor (PHP)

Web Developer menggunakan bahasa PHP untuk mengkoneksikan halaman web dengan database, dan dengan demikian membuat tugas memperbarui situs web menjadi lebih mudah. Namun hal ini membuat situs web berbasis PHP menjadi lebih rentan terhadap serangan siber. Jadi, sebagai seorang ahli cyber security, tentunya kamu perlu tahu bahasa ini untuk memahami cara kerja kode PHP.

3. Python

Bahasa Python ini bisa dibilang dinamis dan serbaguna, sehingga kamu dapat melakukan sebagian besar tugas yang diperlukan dalam cyber security. Serta si Python ini akan memberi kamu keunggulan dalam berkarir di bidang cyber security. Banyak profesional cyber security di luar sana juga menyukai bahasa yang satu ini.

4. JavaScript

JavaScript ini merupakan bahasa yang membuat graphical user interface (GUI) interaktif pada halaman web. JavaScript juga adalah bahasa yang memungkinkan profesional cyber security untuk bekerja dengan Cross-Site Scripting (XSS), cookie, dan manipulasi event handler.

5. Assembly

Bahasa Assembly memungkinkan kita mengakses banyak bagian terkecil dari perangkat keras komputer. Jadi, jika kamu tahu bahasa ini, kamu dapat memanipulasi bit dan byte dari komputer. Lalu jika kamu tahu bahasa Assembly, maka kamu akan menjadi seperti berada di level guru diantara ahli cyber security.

6. C and C++

Bahasa pemrograman ini adalah dasar dari sebagian besar sistem, dan sistem operasi juga didasarkan pada mereka. Bahasa-bahasa ini sangat kuat serta serbaguna dan memberikan kontrol yang fantastis atas komputer. Namun bahasa-bahasa ini agak sulit untuk dipahami, tapi begitu kamu memahami konsepnya, maka itu bisa membuat kamu menjadi profesional cyber security yang lebih baik.

Belajarnya di mana?

Untuk dimana bisa mempelajarinya, sekarang sudah ada berbagai macam platform kursus yang tersedia secara online yang memudahkan akses tentunya.

Jika kamu sudah siap, maka tentunya kamu harus segera memulai bukan?

comments powered by Disqus
IBX5A64AA703D3C9